Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Doa. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juli 2012

Do'a setelah Sholat Dhuha


Setiap bulan Romadhon di Sekolah-sekolah mulai SD sampai dengan Sekolah Lanjutan selalu ada kegiatan Peningkatan Ketaqwaan terhadap Alloh SWT yang dikenal dengan nama Pondok Romadhon , salah satu kegiatannya adalah Sholat Dhuna dan berdoa setelah selesai Sholat Dhuha . Banyak siswa yang kesulitan dengan lafal doanya menyingkapi masalah ini dibawah ini kami sajikan doa setelah Sholat Dhuha sebagai berikut :
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOLIHIN. AMIEN

Minggu, 24 Juni 2012

Doa dalam Perjalanan


Safar (perjalanan jauh) adalah suatu hal yang menyulitkan. Namun di saat sulit semacam itu, Allah memberikan kita kesempatan untuk banyak berdo’a dan di situlah waktu mustajab, mudah dikabulkan do’a.safar itu benar-benar akan mendapati kesulitan. Coba bayangkan jika Anda melakukan safar dari luar negeri kembali ke kampung halaman. Apalagi jika safar tersebut mesti transit di beberapa kota. Yang sebelumnya mungkin ditempuh dalam waktu 9 jam, karena mesti transit di kota lain, akhirnya perjalanan tersebut memakan waktu hampir 24 jam. Apalagi keadaan di kendaraan atau pesawat yang kurang menyenangkan karena kita tidak bisa tidur sebagaimana layaknya. Badan tidak bisa direbahkan ke kasur yang empuk. Sungguh amat menyulitkan.

Karena kondisi sulit dalam safar, hati pun akhirnya pasrah. Saat hati begitu pasrah, itulah saat mudah diijabahinya do’a. Saat kepasrahan hati pada Rabb ‘azza wa jalla, itulah hakekat ‘ubudiyah (penghambaan), penghinaan, dan menundukkan diri pada-Nya. Akhirnya seorang hamba pun mengikhlaskan diri beribadah pada-Nya. Jika kondisi seseorang demikian, maka doa yang ia panjatkan akan makin mudah diijabahi. Semakin lama seseorang bersafar, semakin dekat pula do’a itu dikabulkan.

Wahai saudaraku ... Manfaatkanlah waktu ketika engkau bersafar untuk banyak memohon segala kemudahan dari Allah Ta’ala. Mintalah kemudahan dari-Nya atas urusan safarmu. Begitu pula mohonlah pada Allah agar dimudahkan dalam urusan dunia lainnya, begitu pula jangan lupakan yang utama doa agar diberi berbagai kemudahan dalam hisab di akhirat. Jangan lupa doakan atas kebaikan diri, dijauhkan dari kejelekan diri, begitu pula doakan kebaikan bagi istri, anak, orang tua, kerabat dan saudara muslim lainnya.

Dzikir saat safar yang bisa diamalkan agar safar jadi lebih berkah:

Jika sudah berada di atas kendaraan untuk melakukan perjalanan, hendaklah mengucapkan, “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.” Setelah itu membaca:

“Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun[1]. Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.” (Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga)[2]

Semoga Allah selalu memberi kemudahan dalam setiap safar kita. Semoga safar kita adalah safar yang penuh berkah.





Senin, 21 Mei 2012

Doa Setelah Sholat Fardhu


DO’A SETELAH SHOLAT FARDHU

Alhamdullillahi Robbil’alamin Hamdan  Yuwafii Niamahu Wayukafi’u Mazidah Ya Robbana lakal Hamdu Kamayang baghi Lijalali Wajhika Wa ‘adlimii sulthonika
Allohuma sholli wasalim ‘alla sayyidina Muhammadin shollatan tunjinna Biha min jamii’il afwali wal afati
Wataqdhi lamma biha min jamii’il Hajati watuthohirina biha min jamii’ sayyi ati watar fauna biha ‘indika akla dzarojati
Waquballighuna biha aqsyal ghoyati  min jamii’il khoiroti filhajati wabakdal mati
Allohuma inna nas aluka min khoiri maa saa alaka minhu say dina wanabiyyuna muhammadun ‘abduka wa rosuluka   wana’udubika min syarrimaas ta’aadaka minhu sayyduna wanabiyyuna muhammadun ‘abduka wa rosuluka
Allohuma inna nas aluka muujibaati rohmatika wa’ajatima maghfirotika wasalamata mingkulli ismin walghonimata mingkulli birron wal wauja biljannati wannajata minnan nar wal afwa indzal hisab
Robbana latuzigh quluubana ba’da idz ha day tana wahab lana mingladunka  rohma , innaka antal wahab
Robbanagh firlana waliwaliditina kamarobbayana shoghiron walijamiil mu’kminiina wal mu’kminat walmusliminna wal muslimat all  ahya ‘i minhum wal am wat
   Robbana ‘aatina fitdunyaa hasanatan wa fil akhiroti khasanatan waqina adzabannar
Washollahu ‘alaa sayyidina muhammadin wa alaa alihi washoh bihii wasallam walhamdulliilahi robbil ‘alamin.